Tuesday, December 15, 2009

5 Langkah Meraih Cita-Cita (Problem Solving)

Berikut catatan saya pada Hari Ahad 13/12 saya mendapat Ilmu dari Penulis yang juga Mahasiswa Psikologi UI yang mau membagi pelajaran Kuliahnya secara Gratis kepada hadirin dalam meraih cita-citanya.

Cita-Cita Penulis ialah bukunya terbit dan laris, Cita-cita pelajar ialah Lulus dengan nilai bagus. Cita-cita bujangan ialah menikah dengan wanita shalihah, dan seterusnya.

Dalam Menggapai cita perlu perencanaan, karena setiap cita cita akan mengalami hambatan-hambatan, berikut ini langkah langkah dalam mengatasi hambatan (Problem Solving)

  1. Berdoalah pada Allah, laluTulislah tujuan anda secara mendetil (terperinci)
  2. Tulislah Kesenjangan antara Tujuan dan Keadaan (hambatan)
  3. Tulislah Perencanaan Apa yang bisa anda lakukan
  4. Tulislah Jalan keluar untuk mengatasi kesenjangan hambatan keadaan, yang berkaitan dengan Waktu (jadwal dan tindakan)
  5. Pilih Solusi terbaik yang sesuai dan nyaman dalam membuat tindakan menuju cita dan kesuksesan

Perincian dan contohnya :

Contoh:

  1. Berdoalah pada Allah, lalu Tulislah tujuan anda secara mendetil (terperinci)
    Saya mau beli netbook mini seharga Rp.7 juta dari hasil menerbitkan buku dalam 6 Bulan, dan laris dalam 3 bulan ke depan mendapat upah royalty Rp.10 juta. Tempel di kamar berikut foto netbooknya
  2. Tulislah Kesenjangan antara Tujuan dan Keadaan (hambatan)
    Sibuk jadwal kerja padat
    Komputer di rumah dipakai anak

  3. Tulislah Perencanaan Apa yang bisa anda lakukan
    Saya Bisa menulis hanya pada saat setelah shalat shubuh atau setelah anak tertidur
  4. Tulislah Jalan keluar(solusi) untuk mengatasi kesenjangan hambatan keadaan, yang berkaitan dengan Waktu (jadwal dan tindakan)
    * untuk Menulis buku setebal 100 halaman diperlukan 100 hari ( 3 bulan) pengetikan dan editing (@ 2 jam sehari)
    Maka agar Bisa mengatasi Hambatan dalam menulis buku, saya bertindak menulis setiap habis shubuh Jam 5-6 pagi dan mengeditnya pada jam 9-10
    Malam
    ** Menulis setiap pagi jam 5-7 pagi langsung edit
  5. Pilih Solusi terbaik
    apakah solusi * atau solusi **, pilihlah yang sesuai dan nyaman dalam membuat tindakan menuju cita dan kesuksesan

Terima Kasih Juga Masukan dari Penulis Lingkar Pena Lainnya ketika sesi tanya jawab dan diskusi pada: Denny, Rex, Azzura, Ida Mulyani dan Suami (Tuan Rumah Yang Sangat Baik), Danni Azzam, Dhinny, Bening Sanubari dan semuanya yang hadir.


Kesimpulan:

Tentukan Tujuan, Kenali Hambatan, Kelola Waktu, Buat Perencanaan, Lakukan Tindakan.

Selain contoh 5 Langkah di atas (Cita-cita buku terbit dan laris) bisa juga dipakai dalam meraih cita cita yang lainnya


Monday, December 7, 2009

"Met Milad" Juga Budaya Barat

Barang siapa meniru2 suatu kaum maka dia termasuk kaum yg ditiru. Happy birthday tu yul adalah budaya ucapan yang artinya selamat hari lahir, yg dikampanyekan barat lewat tontonan film dan TV.

sedihnya ada sebagian kecil ummat islam yg senang meniru2 budaya barat tapi tidak mau dibilang orang barat, namun hakekatnya tetap meniru2 budaya barat karena "met milad" artinya met=selamat milad=hari lahir, sama aja dg met ultah, sama dg happy birthday = budaya barat

jadi met milad = budaya barat

Tuesday, December 1, 2009

Puisi Pantaskan Diri Agar Menjadi

Pantaskan Diri Karya Mr Anas Ayahara Pantaskan diri menjadi Istri, Maka Allah Akan Menjadikanmu Seorang Istri Pantaskan diri menjadi Suami, Maka Allah Akan Menjadikanmu Seorang Suami Pantaskan diri menjadi Kaya, Maka Allah Akan Menjadikanmu orang Kaya Pantaskan diri menjadi Cerdas, Maka Allah Akan Menjadikanmu orang cerdas Pantaskan diri menjadi Shalih, Maka Allah Akan Menjadikanmu orang Shalih Pantaskan diri menjadi , Maka Allah Akan Membuatmu jadi Bertindaklah seperti Jendral, Maka dirimu akan bisa menjadi jendral Bahkan Berpura-pura menjadi, Akan Membuatmu Bisa Menjadi **** org yg pantas atau yg memantaskan diri seharusnya gampang untuk menjadi. karena Puisi di atas tersirat makna... bahwa sebaliknya, banyak orang2 yg tak pantas "duduk di atas" bisa jadi di atas banyak yg tak pantas masuk tv, tapi masuk tv dan ngomong ngaco dan emosi di tv ... Lihat Selengkapnya **** ada mana tersirat yg lain? isilah titik2 dibawah ini :) .................................... Ditulis 6 jam yang lalu � Komentar � SukaTidak SukaNur FajarwatiPd saat qta menginginkn sesuatu, percaya & mulailah merasakn apa yg akan dirasakn ketika keinginan itu tiba.. sekitar sejam yang lalu � HapusAnas Ayahara@Nur, Bagus sangat motivatif, trimkasih44 menit yang lalu � HapusPuisi Pantaskan Diri Bagikan http://rumahc.blogspot.com/

Puisi Pantaskan Diri Agar Menjadi

Pantaskan Diri
Karya Mr Anas Ayahara

Pantaskan diri menjadi Istri, Maka Allah Akan Menjadikanmu Seorang Istri
Pantaskan diri menjadi Suami, Maka Allah Akan Menjadikanmu Seorang Suami

Pantaskan diri menjadi Kaya, Maka Allah Akan Menjadikanmu orang Kaya
Pantaskan diri menjadi Cerdas, Maka Allah Akan Menjadikanmu orang cerdas


Pantaskan diri menjadi Shalih, Maka Allah Akan Menjadikanmu orang Shalih
Pantaskan diri menjadi , Maka Allah Akan Membuatmu jadi

Bertindaklah seperti Jendral, Maka dirimu akan menjadi jendral

Sunday, November 29, 2009

Dibaikin Malah Ngelunjak

Istri, Suami, Calon Istri/Suami, Pegawai, aw Pembantu, yang malah ngelunjak (tidak bersyukur) ketika mendapat pasangan atau atasan yang baik hati.

Senang Membantah ketika mendapat nasihat atau perintah kebaikan dari pasangan aw atasan.

ketika atasan mengancam dengan tegas dan memberi hukuman, maka mereka taat dan patuh dengan terpaksa. Mereka patuh bila Diancam dan "dipecut" lebih dulu

Apakah ini sebuah tanda kesombongan atau tanda tidak bersyukur.

Tuesday, November 24, 2009

Acara TV Ancur2an Karena Budaya Doyan Tontonan

Apa-apa jadi tontonan di TV, musibah, rekaman koruptor, maling jd tontonan, orang berantem jadi tontonan, dsb.

solusi menghapus budaya tontonan:
Lebih baik kita kompak jarang2 nonton TV biar TV tau rasa iklannya gak laku. Ayo kita fikirkan n ambil tindakan, Klu jutaan org menjadi tidak doyan nonton tv, maka produser TV bisa jd pengemis pd pmirsa "mau acara yang bagus bagaimana?".

Bukan spt sekarang, Pembuat acara TV malah jd pinter keblinger bikin acara seenaknya yg penting bnyk pemirsa yg doyan nonton apa aja.

selama budaya nonton masih merajalela, maka TV akan memperbudak pemirsa seenaknya.

jauhi budaya nonton, ganti dengan budaya baca dan karya.

Thursday, November 19, 2009

Puisi Membantah Kenyataan

mereka memang membantah kenyataan
mereka memang membantah kebenaran

tetapi............................................., kuyakin dan selalu mempunyai harapan

hati kecil mereka menerima kenyataan
hati kecil mereka menerima kebenaran