Monday, April 23, 2007

FAKTA Nikah Pendongkrak Rejeki dan Kaya*

waktu masih bujang,

  • aku kerja naik angkot dan kereta,
  • komputerku pentium I second

setelah menikah

bisa naik motor baru,
  • komputer Pentium 4 baru

    padahal aku cuma guru komputer honor (kalau pake matematika manusia gak mungkin deh)
  • kalau aku menikah lagi, yakin Insya Allah:

    • mungkin aku bisa naik mobil baru,
    • dan komputerku munking Laptop 20 juta-nya DPR


    *Note: Tidak Berlaku Untuk Yang:

    • Nikah MBA (Menikah Bunting duluAn),
    • Nikah Paksa, Nikah Pake Dukun/Pelet,
    • Nikah Untuk Menyakiti atau Dendam.
    • dll Nikah dg tujuan yg tidak diridhoi Allah

    Monday, April 16, 2007

    Cek Up Penyaki Hati

    Hati yang sakit dan mati , tidak akan bergetar lagi, walau sudah melihat tsunami, kiamat kecil bernama mati, gempa bumi, dan arisan kecelakaan transportasi. Semua hanya jadi tontonan di Tivi

    Semua bencana akibat meremhkan dosa-dosa kecil, yang makin bertumpuk tumpuk, akhirnya membuat hati makin sakit, bebal dan mati.

    Inilah ciri hati yang sakit, bebal dan mati:

    • Hati tidak lagi merasa bahagia saat berbuat baik
    • Hati tidak lagi merasa gelisah saat berbuat maksiat
    • Hati merasa marah bila dinasehati
    • Hati merasa bahagia bermaksiat dan memamerkannya kepada orang banyak.

    Penyebab Penyakit hati yang dianggap remeh:

    • Gosip
    • Pamer kecantikan dan kegantengan
    • Pamer aurat
    • Semua jenis riya/pamer

    Tuesday, April 3, 2007

    Enak Aje berzina, bertobat lalu menikah bertanggung jawab?


    Pak ustad..Semudah itukah berzina, menghamili perempuan, lelakinya dipenjara, , bertobat lalu menikah bertanggung jawab?

    Dai yang terkenal bermula dengan dakwah spesialis bertema “fadillah sedekah” terkesan rela menyenangkan selera produser dan konsumen TV. Dengan memerankan seorang ustad menjadi komentator sebuah sinetron yang di depan murid-muridnya: bercerita tentang:

    Seorang lelaki berzina dengan Perempuan sampai hamil. Sang lelaki akhirnya bertobat setelah menjalani hukuman penjara. Sedangkan si Perempuan menjadi stres/gila, tidak mau bicara sampai melahirkan anak zina-nya. Ending ceritanya. Si lelaki tetap dibenci dan akan diusir dari kampungnya walaupun sudah bertobat.

    Sang ustad Aktor (yang bermain dalam sinetron) datang melerai mencegah pengusiran si lelaki yang bertobat. Lalu Si Perempuan datang membela si lelaki dan menyatakan ingin dinikahi demi si anak.

    Si Perempuan tampak sehat kembali karena lelaki tersebut menyatakan mau “bertanggung jawab” menikahi Perempuan tersebut. Sang Ustad aktor tampak bersyukur melihat adegan tersebut.

    Mengapa sang Ustad aktor membiarkan adegan tersebut, setelah sinetron selesai, ada kesan pak ustad komentator membenarkan sang ustad aktor,

    lalu kenapa sang ustad Komentator tidak memberi komentar mensyiarkan ayat-ayat tentang zina? Apakah dilarang Produser TV atau mau menyenangkan penonton?

    Semudah itukah berzina, menghamili perempuan sampai stres, lelaki dipenjara, bertobat lalu menikah bertanggung jawab?

    Solusinya: Pak Ustad komentator menjelaskan: "Pezina Lelaki dan perempuan itu harus dicambuk 100x, bukan Cuma dengan bertanggung jawab. Harusnya pezina mendapat hukuman Sesuai ayat-ayat tentang Zina di AlQuran. Sayang hukum tersebut belum berlaku di indonesia"

    Biasanya, kebanyakan penonton takut mendengar ayat-ayat tentang Zina yang berisi hukuman cambuk 100x bagi gadis dan bagi yg sudah pernah menikah mendapat hukuman rajam dilempari batu sampai mati”

    Apakah dai yang demikian yang ingin kita dengarkan nasehat-nasehatnya? dai yang Berceramah dengan memilih milih ayat yang disukai penontonnya? Menyembunyikan ayat yang tertentu atau memang sang Dai/Ustad tersebut belum tahu? Rasanya tidak mungkin, kalau belum tahu.

    Sadar atau tidak sebagian dari kita sudah “menyembah” dan ”patuh” pada tuhan –tuhan baru yaitu TV dan selera konsumen.

    Ternyata Menjadi Dai-dai yang terkenal sangatlah mudah di mata penonton TV, cukup bermodalkan:

    • Bisa melucu/menghibur penonton dg lawak dan lagu,
    • Wajah ganteng, lebih utama
    • Pakai baju muslim,
    • Tidak perlu banyak tahu atau hapal ayat dan hadits.
    • Yang penting patuh pada aturan TV dan selera penonton/konsumen

    Astaghfirullah…Naudzubillahi mindzalik… Wallahu alam

    Thursday, March 29, 2007

    Dai Mengundang Gosip


    Sudah di-Cap Da'i, Masih terpancing wartawan gosip. sang Da'i juga Mengundang Gosip dengan membuat Album dengan Janda?

    Kok Begitu Ya... Tanya Kenapa.???
    Kupikir sebaiknya para dai yang terkenal jangan sembarangan wawancara dengan wartawan gosip. Image buruk akan muncul bila Dai Sering nampang di TV Gosip.

    Mulai sekarang rakyat makin cerdas, tidak lagi mencontoh pada Para Da'i. tapi hanya Mencontoh Nabi Muhammad SAW Rosullullah

    Sunday, March 25, 2007

    Da’i-Da’i Ceria

    Da’i-Da’i Ceria

    By Mr.Anas Ayahara http://bbib.blogspot.com

    “Tak mengherankan manakala para Da’i ceria pun rela hati bertingkah penuh aksi yang kadang tak elok dipandang, manakala dan jika memang dikhidmatkan untuk memenuhi selera konsumen” (Haedar Nashir Penulis Kolom refleksi Republika 25 Maret 2007)

    Kolom republika tersebut berjudul “Realitas Buatan” yang memotret kenyataan adanya tuhan baru yang bernama layar kaca (TV), TV mampu membuat orang tiba-tiba terkenal lalu jatuh terhuyung-huyung.

    Bila Kita mau tiba-tiba terkenal maka kita harus rela menyenangkan konsumen, rela menyenangkan semua orang walaupun harus mengorbankan kepantasan dan kebenaran. Kalau tidak, maka kita akan jatuh terhuyung-huyung dicampakkan media TV. Karena kita dianggap tidak memenuhi selera konsumen.

    Potret 1: Da’i yang sudah dicampakkan TV: ialah Da’i yang dianggap tidak lagi memenuhi selera konsumen karena berpoligami. Jikalau Poligami adalah hal yang dianggap biasa. Maka Da’i itu tidak akan dicampakan TV.

    Potret 2: Da’i-Da’i yang sedang memenuhi selera konsumen, maka TV dengan senang hati meng-ekspose mereka. Mereka adalah Da’i-Da’i muda Ceria sedang bermain sepakbola lalu diwawancara sambil bercanda dengan dalih Da’i juga manusia. Maka dari itu Mereka kebanyakan berbicara diplomatis dan Lucu demi menyenangkan selera konsumen dan semua orang.

    Karena kebanyakan penonton/konsumen lebih berselera pada yg lucu-lucu dan hiburan saja. Padahal banyak bercanda dan tertawa di tengah situasi negara penuh bencana sangat tidak pantas terutama di depan kamera TV.

    Potret 3: Konsumen TV sangat menyukai hal-hal aneh untuk ditonton, maka tokoh-tokoh yang hidup Kumpul Kebo & Selingkuh malah di-ekspose besar besaran dan makin terkenal. TV makin sering memakai mereka dalam acara-acara TV dan Iklan.

    Sadar atau tidak sebagian dari kita sudah “menyembah” dan ”patuh” pada tuhan –tuhan baru yaitu TV dan selera konsumen.

    Astaghfirullah…Naudzubillahi mindzalik… Wallahu alam

    Thursday, March 22, 2007

    Ciri2 Jatuh Cinta

    Selalu mengingat, Menyebut nama, ada rasa Rindu, ada rasa betah ada rasa rela berkorban

    • Selalu mengingat,
    • Menyebut nama,
    • ada rasa Rindu,
    • ada rasa betah
    • ada rasa rela berkorban
    Agar Selamat, kita tujukan pada Allah, agar terjadi saling mencintai pada Allah SWT
    • Selalu mengingat (dzikr) pada Allah SWT ,
    • Menyebut nama Allah SWT,
    • ada rasa Rindu pada Allah SWT,
    • ada rasa betah ibadah pada Allah SWT
    • ada rasa rela berkorban pada Allah SWT

    Ciri2 Orang2 Dicintai Allah SWT

    Salah satunya ialah: Tidak takut di cela oleh orang2 yg suka mencela.
    Kalau kita masih takut dicela, padahal kita berbuat baik. berarti bisa jadi kita belum mendapat satu ciri dicintai Allah

    semoga kita termasuk dicintai Allah SWT, aamiin
    • Orang2 yg bersih,
    • Org2 yg berTaubat,
    • Lembut Pada Mukmin,
    • Tegas pd Org Kafir,
    • Berjuang/Berjihad di Jalan Allah,
    • Tidak takut di cela orang2 yg suka mencela