Monday, March 3, 2008

Menganggur dan bekerja sama-sama capek

Para Pembaca Buku/ebook yang disayangi Allah…

Kita bisa menikmati HP canggih, PDA, Laptop dan internet di hadapan kita, akibat ulah semua ilmuwan yang sukses dalam menulis catatanya, agar berhasil dalam percobaan, mereka pasti menulis semua hasil penelitiannya. Sehingga hasil nya bisa diwariskan, dikembangkan dan diteruskan oleh ilmuwan berikutnya atas Izin Allah SWT.

Hanya saja tulisan para ilmuwan biasanya kurang tersebar luas dan atau karena kurang populer di masyarakat.

Berbeda dengan buku cerita, buku Islam, cerpen atau novel Islami. Bila ceritanya bagus dan menarik bisa dicetak ulang, bisa dibuat filmnya dan disebarluaskan ke seluruh dunia dan bisa bernilai dakwah yang pahalanya besar sesuai dengan jumlah pembacanya.

Sehingga kini ada contoh penulis buku La Tahzan, disebut Da’i semilyar Ummat, karena bukunya diterjemahkan dan dibaca oleh milyaran orang muslim/non muslim di dunia. Dia adalah Ustad Dr. Aid Al Qarni, Mengalahkan gelar “dai sejuta Ummat” karena yang tidak mempunyai tulisan best seller.

Begitu Pula Penulis Ayat Ayat Cinta, Bukunya laris manis, sehingga Para Pemodal berusaha membuat film adaptasi buku tersebut, Film layar lebar AAC ternyata laris ditonton jutaan anak muda, kebanyakan mereka bukan anak pengajian bahkan anak muda non muslim pun penasaran ingin menonton film tersebut.

Itulah Salah satu Bukti:

Bahasa Tulisan Bisa Lebih Dahsyat Daripada Bahasa Lisan / Bicara

Sebab:

Ø Karena tulisan lebih awet dibandingkan ucapan.

Ø Tulisan yang sudah dicetak bisa dibaca oleh anak cucu dan cicit cecet cocot (maaf nggak ada istillah cecet)

Ø Tulisan tercetak tidak perlu baterai, dan listrik sehingga bisa langsung dinikmati.

Ø Tulisan bisa tersebar ke pelosok dunia,

Itulah Bukti bahwa: Bahasa Tulisan Bisa Lebih Dahsyat daripada Bahasa Lisan / Sekedar Bicara.


Cara membangkitkan Motivasi / Dorongan Untuk Menulis

Motivasi dan niat yang paling utama ialah untuk berdakwah mencari ridho Allah SWT. Sehingga bisa mendorong orang lain berbuat baik sehingga menjadi tabungan pahala kita. Bila terjadi kejenuhan bisa kita dengan mengingat manfaat-manfaat menulis antara lain

Menulis Salah Satu Cara Menambah Panjang Umur

Banyak tokoh tokoh terkenal yang dikenang karena menghasilkan karya tulis.

Imam Ghazali secara fisik umurnya 55thn, tetapi berkat karya Tulisan dan Ilmunya maka di banyak pesantren, kitabnya tetap digunakan, berarti Imam Ghazali masih “hidup” sampai saat ini dan insya Allah s/d hari kiamat.

Imam Nawawi secara fisik umurnya 45thn, tetapi berkat kitabnya pula masih “hidup” sampai saat ini dan insya Allah s/d hari kiamat.

Buya Hamka Memang sudah Meninggal, tetapi berkat tulisannya, buku-bukunya, Tafsirnya, Masjid Al Azhar yang dibangunnya, dan karya tulis lainnya, maka secara secara ke ilmuan maka Buya HAMKA masih “hidup” sampai saat ini dan insya Allah s/d hari kiamat.

Agar ilmu kita tetap terbagi-bagikan walau kita sudah pulang ke akhirat, ilmu harus ditransfer ke dalam bentuk tulisan yang bermanfaat yg bisa menambah timbangan amal, semoga tulisan/ilmu tersebut yang bisa mengantar kita ke surga. Aamiin ya robbal alamin…

Maka dari itu, bila kita ingin panjang umur, kita harus berkarya yang bermanfaat dan menulislah sekarang juga. Lalu kita bagikan ke seluruh dunia dengan bantuan Teknologi Internet.

Nganggur Lebih Rendah Derajatnya daripada ……

Para Pembaca yang sholeh dan shalehah

Sub Judul di atas saya kutip dari penceramah kondang yang saya dengar di TV. Karena tidak tega menuliskannya maka saya ganti dengan tanda titik-titk.

"Manusia menganggur hanya menghabiskan beras, membuat penuh septik tank, menipiskan cadangan BBM dll. Tanpa menghasilkan karya apapun."

Sedangkan Binatang seperti lebah, tanpa sekolah bisa menghasilkan madu. Kupu-kupu juga demikian, pagi-pagi terbang mencari makan sambil mengawinkan bunga sehingga menghasilkan buah

Agar Kita tidak kalah dengan lebah.

Jangan biarkan diri kita menganggur membiarakan waktu kosong sedetik pun. Saat waktu luang peganglah pulpen dan buku kecil. Lama – lama bisa menghasilkan buku besar.

“membiarkan waktu luang begitu saja, berarti kerugian kesempatan menjadi kaya”

Sering kita mendengar bila PLN terjadi kerusakan maka akan timbul pengangguran sektor bisnis lainya yg menggunakan listrik. Lalu pihak PLN menghitung Milyaran Rupiah/ hari “lost of opportunity” akibat nganggurnya pendapatan yang seharusnya didapatkan.

Gunakan Waktu Luang Untuk Menulis

Karena Menganggur dan bekerja sama-sama capek.

Jadi Lebih baik bekerja dan atau minimal menulis apa yg terpikirkan, & kemanapun kita pergi, jangan lupa membawa pena.

"don’t leave home without a pen"

No comments: