Tuesday, February 3, 2009

Jepang Sukses, Kok Banyak Bunuh Diri?



Menjadi orang sukses di berbagai bidang itu sebenarnya relatif mudah, dibandingkan dengan Bertahan di saat mendapat Kegagalan dan bertahan di saat terjadi kebangkrutan /musibah secara tiba-tiba.
Contoh: Di Jepang, Orang sukses cukup banyak, namun mengapa banyak juga yang bunuh diri?. Karena di Jepang Belum Banyak Jumlah orang muslim dan beriman kepada Allah SWT.
dan mereka tidak mempunyai pegangan yang kuat. Mereka Berpegang hanya kepada akal, uang dan fisik saja. Mereka kebanyakan mereka tidak berpegang pada: “ ikatan yang tidak akan terputus.”
Kebanyakan Orang Jepang yang sukses tersebut hanya mematuhi pegangan selain Allah SWT seperti Uang, akal dan Harta (Thogut). Uang dijadikan pegangan atau tujuan hidup. Akibatnya bila tiba-tiba gagal mendapat uang, mereka seperti memegang tali yang mudah terputus. Kehilangan pegangan.
“Barang siapa yang tidak mematuhi Thogut (sembahan selain Allah SWT), dan beriman kepada Allah, maka sungguh dia telah berpegang (teguh) kepada tali yang sangat kuat yang tidak akan terputus” (AlBaqoroh :256)
Di Indonesia: Lebih banyak lagi macam-macam thogut, ada yang berpegang pada Jimat dari dukun, Berpegang pada Primbon, Zodiak, Berpegang pada Mitos (Perkataan orang banyak) yang belum tentu kebenarannya.
Iman Sebagai Pegangan Orang Sukses
Kita Harus Berpegang (Teguh) Kepada Aqidah (Ikatan) Yang Sangat Kuat Yaitu
Allah SWT
Tidak akan Goyah Pada saat Gagal dan
Tidak Sombong di saat Sukses

No comments: